7 Penyebab takut memulai dan bagaimana cara mengatasinya.

Penyebab takut memulai hal baru biasanya dilatar belakangi oleh berbagai macam hal.

kegagalan menjadi salah satu dari sekian banyak penyebab kamu sampai hari ini belum berani memulai.

Memulai apapun itu, entah itu bisnis, berkarya, atau sekedar berkenalan dengan sesorang.

Namun, ternyata masih banyak lagi penyebab kenapa kamu sampai hari ini masih takut untuk memulai sesuatu.

  1. Takut mengalami kegagalan
  2. Belum punya rencana yang jelas
  3. Belum yakin pada apa yang ingin dikerjakan
  4. Terlalu mempertimbangkan pendapat orang lain
  5. Belum yakin pada kemampuan pribadi
  6. Mengkhawatirkan respon dari orang lain
  7. Terlalu memikirkan akibat buruknya (yang belum tentu terjadi).

Mungkin saja tidak hanya itu, karena tentunya kondisi masing-masing dari kita berbeda sehingga penyebabnya pun bisa jadi lebih beragam.

Tapi itu mungkin gambaran umum yang menyebabkan banyak diantara kita (termasuk saya) yang akhirnya menjadi tembok penghalang untuk memulai sesuatu.

. . . . .

Kenapa gagal itu menakutkan?

Takut mengalami kegagalan menjadi alasan utama bagi sebagian orang

Hal itu pun disebabkan oleh beberapa hal diantaranya :

  • Takut mengalami kerugian materi

Jika berkaitan soal uang atau materi, mayoritas dari kita akan lebih memilih cari aman.

Sebisa mungkin kita pasti menghindari yang namanya kerugian.

Jika tidak ada potensi untuk mengalami kerugian materi, saya yakin keraguanmu untuk memulai sesuatu akan jauh berkurang.

  • Terlalu banyak kekhawatiran

Khawatir jika nanti gagal bakal dianggap tidak becus oleh keluarga,

Dicap sebagi orang yang gagal oleh lingkungan,

Dianggap hanya buang-buang waktu, dan lain sebagainya.

Kehawatiran-kehawatiran itulah yang akhirnya semakin membuatmu menganganggap bahwa kegagalan adalah akhir dari segalanya.

Ketika kamu memulai, memang ada potensi gagal, tapi ingatlah bahwa disitu juga ada kesempatan juga untuk berhasil.

Baca juga : Tiga Kebiasaan yang Membuatmu Lebih Baik Setiap Hari

Ubah kata gagal menjadi belajar

Saya yakin hal pertama yang muncul di pikiranmu ketika mendengar kata gagal adalah sesuatu yang negatif.

Mungkin saat ini kamu harus mengubah kata gagal menjadi belajar.

Coba kamu ingat ketika kamu masih kecil

Dulu ketika kamu memiliki keinginan untuk bisa menaiki sepeda, dengan begitu semangatnya kamu meminta bantuan ayah atau ibumu untuk mengajarimu naik sepeda.

Meskipun ada ketakutan bagaimana jika kamu terjatuh, itu tidak lebih penting dibandingkan keinginanmu untuk bisa bersepeda bersama teman-temanmu degan perasaan gembira.

Kamu mulai belajar dan merasakan susahnya naik sepeda.

Kamu juga pada akhirnya merasakan terjatuh dari sepeda, tapi itu bukanlah sesuatu yang bisa menghentikanmu untuk bisa bersepeda.

Justru dengan merasakan terjatuh itu kamu akan belajar bagaimana cara menyeimbangkan badan yang baik ketika berada diatas sepeda.

Kamu juga belajar bagaimana cara mengayuh, berbelok, dan juga berhenti, sampai pada akhirnya kamu bisa mulai bersepeda tanpa didampingi ayah atau ibumu.

Keinginan yang kuat dan tujuan yang jelas membuatmu akan menerima kegagalan sebagai sebuah pembelajaran.

Kegagalan hanyalah satu dari sekian banyak ketakutan yang ada dalam benak kamu yang akhirnya menghalangi niatmu untuk memulai sesuatu.

Baca juga : 6 Kebiasaan Buruk yang Harus Kamu Tinggalkan untuk Memulai Produktifitas – Berdasarkan Pengalaman.

. . . . .

Banyak penyebab yang menghalangimu, namun banyak pula solusi yang bisa kamu coba.

Jangan terlalu fokus pada masalah yang sama sekali tidak membawamu berpindah tempat.

beberapa solusi yang bisa kamu coba untuk mengatasi masalah ketakutanmu untuk memulai diantaranya :

1. Kamu harus punya tujuan yang jelas apa yang ingin kamu capai.

Keraguanmu untuk memulai bisa jadi karena kamu sendiri tidak tau kemana kamu akan pergi, apa yang kamu ingin dapatkan dan apa yang ingin kamu capai.

Menentukan tujuan yang jelas membuatmu tau kemana akan melangkah.

2. Miliki rencana kedepan

Jika kamu sudah tau kemana tujuanmu dan apa yang kamu inginkan, hal selanjutnya adalah membuat rencana untuk mencapainya.

Kamu tidak harus memiliki rencana yang sempurna untuk bisa memulai, minimal kamu sudah tau apa saja yang akan kamu lakukan ketika kamu sudah memulai.

3. Jadikan pendapat orang lain sebagai saran, bukan penghalang

Sebelum memutuskan untuk memulai sesuatu, apalagi sesuatu yang cukup besar, mungkin membutuhkan pendapat orang lain.

Tidak ada salahnya jika memang kamu membutuhkan itu, tapi jangan jadikan pendapat orang lain tersebut justru sebagai penghalang untuk memulai.

Bahkan, tanpa diminta pun kadang orang lain sudah berpendapat pada apa yang ingin kamu mulai.

Jika kamu sudah yakin dengan tujuan dan rencana yang sudah kamu siapkan, jangan ragu untuk segera memulai.

4. Tingkatkan kapasitas dirimu ketika sudah memulai apa yang kamu rencanakan.

Atasi keraguanmu untuk memulai sesuatu dengan cara meningkatkan kapasitas diri, bisa jadi kamu takut memulai karena masih ragu pada kemampuan dirimu sendiri.

Mulailah untuk mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan bidang yang ingin kamu geluti, dengan begitu kemampuanmu akan meningkat, pengetahuanmu akan bertambah dan kamu sudah merasa diap untuk memulai.

5. Jangan menghabiskan energimu untuk memikirkan sesuatu yang belum tentu terjadi.

Waspada perlu, tapi jangan terlalu memikirkan dan menghawatirkan sesuatu yang belum terjadi.

Waktumu akan habis untuk memikirkan sesuatu yang tidak membuatmu lebih baik dan justru menghalangimu untuk memulai.

Ketika ingin mulai berkarya di media sosial, saya yakin pasti ada kekhawatiran nanti karyamu tidak diterima, karyamu tidak dihargai bahkan lebih parahnya apa yang kamu lakukan itu akan jadi bahan olok-olok teman-teman sekitarmu.

yang harus kamu lakukan bukanlah menunda langkahmu untuk memulai, melainkan meminimalisir kekhawatiran itu terjadi.

Kalaupun pada akhirnya itu terjadi, mungkin kamu harus berganti teman atau bahkan lingkungan yang lebih mendukungmu untuk mencapai apa yang kamu inginkan.

. . . . .

Penutup

Tanpa mencoba memberanikan diri untuk memulai, kamu tidak akan tau seterjal apa yang akan kamu hadapi

kamu juga tidak akan tau sebesar apa kapasitasmu untuk menghadapi tantangan-tantangan yang akan datang.

Tentukan tujuanmu, susun rencanamu, dan beranikan diri untuk memulai, kamu akan tau sesuatu itu ringan atau berat ketika kamu sudah melakukannya,

Jika tidak kamu mulai maka sudah jelas tidak ada hasilnya, tapi jika kamu berani untuk memulai akan ada dua kemungkinan, berhasil atau belajar.

Semoga bermanfaat.

Jika ada hal lain selain yang saya tulis diatas yang membuat kamu takut untuk memulai, ceritakan di kolom komentar yaa

18 Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like