6 Kebiasaan Buruk yang Harus Kamu Tinggalkan untuk Memulai Produktifitas – Berdasarkan Pengalaman.

Kebiasaan buruk yang masih sering kamu lakukan menjadi penghambat utama yang menghalangi kamu ketika berusaha untuk produktif

Banyak yang saat ini sedang berusaha untuk lebih produktif tapi hanya bisa bertahan beberapa hari saja.

Penyebabnya adalah karena yang mereka lakukan hanya berusaha memaksa diri untuk produktif dengan melakukan hal-hal yang menurut mereka bisa meningkatkan produktifitas.

Padahal, hal pertama yang sebenarnya harus kita lakukan adalah mencari tahu apa saja hal-hal yang bisa menghambat produktifitas kita.

Bisa dibilang, kita harus memulainya dengan mengetahui masalahnya.

Setelah kita tau apa masalah yang menyebabkan kita tidak produktif, barulah kita mulai sedikit demi sedikit mengurangi masalah tersebut dan mulai melakukan hal-hal yang produktif.

. . . . .

Produktifitas bisa lebih mudah kamu mulai dengan mengurangi kebiasaan-kebiasaan buruk yang biasa kamu lakukan sebelumnya.

Berikut adalah beberapa kebiasaan yang sudah seharusnya kamu kurangi mulai dari sekarang :

1. Menunda pekerjaan/procrastination

Kebiasaan ini sangat berlawanan dengan produktifitas

Dikutip dari aladokter, Kebiasaan procrastination bisa membuat otak terjerat kepada pemikiran yang tidak menyenangkan dan berdampak buruk kepada kesehatan psikis

Jadi, selain bisa menghambat produktifitasmu, kebiasaan seperti ini juga bisa mempengaruhi kesehatan.

Cobalah untuk tidak lagi menunda-nunda pekerjaan, kerjakan semampu kamu dan sadari bahwa kebiasaan seperti ini bisa mengganggu produktitasmu.

2. Terlalu banyak menggunakan media sosial

Batasi waktu kamu untuk menggunakan media sosial.

Kecuali jika pekerjaanmu memang memanfaatkan media sosial, karena tentu kamu harus banyak melakukan riset ataupun membuat konten untuk media sosial.

Saya pribadi selalu membatasi berapa lama waktu yang akan saya habiskan di media sosial, baik itu instagram, twitter atau youtube.

Jika merasa terlalu berlebihan, saya biasanya akan merasa pusing dan rasanya ingin terus balik lagi untuk scrolling media sosial daripada melakukan sesuatu yang produktif.

Berusahalah untuk tidak terlalu banyak menggunakan sosial media jika hanya untuk melihat-lihat saja, sebaiknya arahkan waktumu untuk melakukan hal-hal yang lebih bermanfaat.

3. Kekurangan Jam Tidur

Masalah selanjutnya yang menjadi penghambat produktifitasmu adalah kurang jam tidur atau terlalu sering begadang.

Sebagian orang memang merasa lebih bisa mengerjakan sesuatu ketika malam hari, tapi yang perlu kamu perhatikan adalah kamu juga harus memiliki jam tidur yang cukup, sebenarnya tidak hanya cuku tapi huga berkualitas

Waktu tidur normal orang dewasa adalah 7-9 jam (halodoc). jika terlalu sering tidur hanya beberapa jam pasti akan berpengaruh pada kesehatan dan juga menurunkan konsentrasimu.

Kamu akan merasa terus-terusan mengantuk, lelah, dan juga gelisah karena kurangnya jam tidur.

Tidur bertujuan untuk membuat badan kamu lebih rileks dan mengembalikan lagi energi kamu setelah beraktifitas.

Jika saat ini kamu masih sering begadang dan hanya tidur beberapa jam saja, cobalah untuk memperbaiki waktu tidurmu terlebih dahulu.

4. Terlalu banyak meeting yang tidak penting

Masa pandemi seperti sekarang ini memaksa kita untuk mengurangi pertemuan secara fisik, hal itu akhirnya disiasati dengan pertemuan secara online.

Tapi jika kamu sadari, saat ini kita jadi terlalu sering mengadakan meeting yang sebenarnya tidak terlalu penting dan buang-buang waktu.

Cobalah untuk menyusus meeting yang memang tujuannya sudah jelas dan durasi waktu yang juga sudah jelas.

Awal-awal dulu bisa satu sampai empat kali meeting dalam sehari dan durasi yang tidak terkontrol, jadi usahakan untuk mengurangi meeting-meeting yang tidak terlalu penting.

Jika memang sudah terlanjur, jangan ragu untuk mengingatkan dan menyelesaikan meeting jika pembahasannya sudah selesai.

5. Kebiasaan multitasking

Memilih untuk mengerjakan beberapa hal secara bersamaan justru mengurangi produktifitas dan memecah fokusmu.

beberapa kali saya mencoba untuk menyelesaikan dua pekerjaan sekaligus tapi yang saya dapatkan justru tidak ada satupun yang selesai.

Ketika mengerjakan dua pekerjaan secara bersamaan, dan menemui satu masalah di satu pekerjaan, secara normal respon yang keluar adalah mencoba berpindah ke pekerjaan yang lain yang dianggap lebih ringan, begitupun seterusnya.

Jadi, mulai sekarang cobalah untuk menyelesaikan satu pekerjaan sebelum berpindah ke pekerjaan lain.

Jika kamu sering merasa bosan mengerjakan satu hal dalam waktu yang lama, kamu bisa menggunakan cara berikut ini :

  • Gunakan cara pembagian waktu

Cobalah untuk menentukan durasi waktu pada setiap pekerjaan.

Misalnya, kamu menentukan waktu 1 jam untuk mengerjakan setiap pekerjaan, jadi setelah satu jam mengerjakan satu pekerjaan tertentu, kamu bisa berpindah ke pekerjaan lainnya selama satu jam begitu seterusnya.

efektif atau tidaknya, coba kamu ukur dengan cara mencoba melakukannya.

  • Gunakan cara pembagian tujuan

Kerjakan masing-masing pekerjaan menjadi tujuan-tujuan kecil.

Misalnya kamu punya pekerjaan untuk menulis skrip video (10 halaman) dan juga mengedit video, cobalah bagi dengan menulis satu halaman skrip kemudian berpindah mengedit video sampai tahap memilih file mentah yang akan di edit.

Bisa kamu coba dengan dua cara itu jika kamu orang yang sering bosan melakukan hal yang sama dalam durasi waktu yang lama.

atau kamu justru sudah terbiasa multitasking? jika iya, coba ceritakan di kolom komentar ya

6. Selalu meng-iya-kan ajakan teman

dengan alasan sungkan atau “nggak enak” menolak ajakan teman, akhirnya kita lebih sering mengiyakan ajakan teman.

Saya pribadi mengalami hal itu, tidak ada salahnya memang untuk bersosialisasi dan berkumpul dengan teman.

Tapi, kamu juga harus tau batasannya agar tidak mengganggu aktifitasmu, kamu tidak akan bisa berusaha produktif jika masih mengalami hal yang satu ini.

Kamu harus bisa tegas pada diri kamu sendiri jika memang ada hal yang harus kamu selesaikan, kamu bisa menolak ajakan temanmu untuk sekedar kumpul-kumpul dan membahas hal yang tidak penting atau justru menghabiskan waktu untuk bermain game online.

. . . . .

Penutup

Produktifitas merupakan sebuah sistem yang harus kamu bangun untuk jangka panjang.

Sebelum berusaha untuk memaksakan melakukan hal-hal yang menurutmu produktif, cobalah untuk mengurangi kebiasaan buruk yang berpotensi mengganggu produktifitasmu kedepannya.

Jika pelan-pelan masalah itu sudah teratasi, kamu bisa mengalihkannya dengan mulai mengerjakan hal-hal produktif yang bermanfaat buat kamu, entah itu pekerjaan, karir, karya dan lain sebagainya.

Jika saat ini kamu sudah merasa bisa mengatasi semua masalah diatas, kamu bisa baca 4 tips sederhana yang bisa membantumu lebih produktif.

Semoga bermanfaat.

Jika kamu mengalami masalah lain terkait produktifitas selain apa yang sudah disebutkan diatas, coba ceritakan di kolom komentar ya….

0 Shares
1 comment
Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like