5 Cara Praktis yang Membantumu Lebih Produktif

Kamu bukan satu satunya orang yang sedang berusaha untuk lebih produktif.

Setiap orang punya masalah produktifitasnya masing-masing, tapi banyak yang merasa masih gagal untuk berusaha produktif setiap hari.

Berusaha untuk produktif setiap hari bukanlah hal yang mudah, ada saja hambatan yang saya temui ketika berusaha konsisten untuk produktif.

“Fokuslah untuk menjadi produktif daripada sibuk.”

Tim Ferriss, American podcaster, author and entrepreneur

Dari quote diatas, harusnya kamu sudah bisa menangkap pesannya, bahwa sibuk belum tentu produktif dan orang yang produktif belum tentu sibuk.

Kamu harus bisa menyusun produktifitasmu sendiri mulai dari aspek apa saja yang harus kamu lakukan, berapa lama kamu menyeselsaikan setiap tugas, dan juga kapan kamu ingin menyelesaikannya.

Pada artikel ini, saya akan menceritakan bagaimana cara saya agar bisa lebih produktif setiap hari.

. . . . .

1. Pastikan kamu memulai hari dengan energi yang cukup.

Kekurangan jam tidur akan membuat kamu merasa sangat lelah ketika harus memaksa bangun di pagi hari untuk berangkat kerja dan beraktifitas.

Tidur yang cukup membantu kamu mengmbalikan energi yang habis untuk beraktifitas selama seharian penuh.

Tidak peduli jika kamu ingin bekerja keras hingga menghabiskan waktu belasan jam untuk bekerja, yang harus kamu ketahui adalah badanmu bukan mesin yang bisa terus dipaksa bekerja keras.

Kamu harus mengalokasikan waktu 7–8 jam sehari untuk tidur.

Dalam jangka panjang, kekurangan jam tidur juga berpengaruh pada kesehatanmu jika kamu.

Meskipun kadang juga jam tidur masih berantakan, saya selalu berusaha agar bisa punya waktu tidur yang cukup.

2. Mulai pagi dengan hal yang membuat perasaanmu senang.

Beribadah, olahraga ringan, mandi dengan air dingin, mendengarkan musik, atau segelas minuman kesukaanmu bisa membantumu untuk memulai hari dengan lebih baik.

Kamu bisa melakukan kegiatan-kegitan ringan atau sesuatu yang kamu sukai untuk membuat pagimu terasa lebih bernilai sehingga kamu merasa lebih siap untuk melakukan aktifitas selanjutnya.

Saya pribadi biasanya menikmati pagi dengan cara yang berbeda beda, seperti mendengarkan audio afirmasi, meminum kopi sambil menikmati suasana pagi.

Selain itu juga saya biasanya memulai hari dengan membaca buku.

“Caramu memulai pagi menentukan caramu menjalani hari”

#3. Membuat rencana kegiatan (to-do-list)

Kita seringkali tidak produktif karena tidak tau apa saja yang harus dilakukan hari ini.

Salah satu solusinya adalah dengan membuat to-do-list, saya merasa saran ini akan kamu temukan di sebagian besar petunjuk untuk menjadi lebih produktif.

Dengan memiliki jadwal kegiatan atau pekerjaan apa saja yang ingin kamu selesaikan hari ini akan membantumu untuk tetap produktif.

Tapi tidak hanya sekedar membuat to-do-lis, kamu juga harus memaksa diri kamu untuk menjalankan dan menyelesaikan tugas-tugas tersebut.

Jangan berikan peluang kepada diri kamu untuk sekali saja menunda pekerjaan, karena itu sangat berlawanan dengan produktifitas.

Sekali saja kamu memberikan peluang kepada dirimu untuk menunda-nunda pekerjaan, kemungkinan besar hal itu akan sering terjadi karena kamu menganggap itu adalah sebuah hal yang normal.

Selain penundaan, kamu juga harus belajar untuk mengurangi 6 kebiasaan buruk dalam dirimu agar bisa lebih produktif

#4. Lakukan dari hal-hal Kecil

Kita biasanya sudah merasa pusing dan terbebani ketika harus menyelesaikan pekerjaan berat yang membutuhkan waktu untuk menyelesaikannya.

Cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan membaginya menjadi pekerjaan-pekerjaan kecil.

Misalkan kamu harus menyelesaikan sebuah proposal yang mungkin jumlahnya sampai 50 halaman, pertama kali yang terfikirkan adalah beban untuk membuat 50 halaman tersebut.

Cara mengatasinya adalah misalnya kamu bisa membaginya untuk menyelsaikan tiap babnya, mulai dari latar belakang, kemudian tujuan, dll sesuai yang kamu butuhkan di proposal.

Jika waktu yang kamu butuhkan masih longgar, selesaikan sedikit demi sedikit hingga pekerjaan itu selesai sesuai deadlinenya.

5. Minimalisir potensi distraksi

Melatih fokus dan konsentrasi juga penting jika kamu sedang berusaha produktif.

Jauhkan barang-barang yang berpotensi menjadi distraksi ketika kamu sedang mengerjakan sesuatu.

Salah satu benda yang menimbulkan distraksi terbesar adalah smartphone, berusahalah untuk tidak sering-sering mengecek smartphonemu ketika bekerja, jika perlu jauhkan dari jangkauanmu atau jika tidak memungkinkan setidaknya matikan notifikasinya.

Smartphone di dekatmu biasanya menjadi pelampiasan ketika kamu merasa pusing mengerjakan sesuatu sehingga berujung membuka media sosial dan akhirnya fokusmu beralih, dan itu bisa berulangkali terjadi.

Selain hp, bekerja dengan banyak tab di browser juga berpeluang mengganggu fokusmu ketika mengerjakan sesuatu.

Tutup semua tab browser yang tidak berkaitan dengan sesuatu yang sednag kamu kerjakan saat itu.

. . . . .

Penutup

Berusaha untuk menjadi produktif bukanlah untuk satau atau dua hari saja, tapi untuk jangka panjang.

Karena percuma jika kamu hanya produktif dalam satu hari dan kembali jadi pemalas di hari berikutnya.

Jika kamu bisa menjadikan sebuah kegiatan menjadi rutinitas yang harus kamu lakukan setiap hari seperti makan, tidur, atau bekerja.

Kamu tidak perlu lagi berusaha untuk produktif, karena itu sudah menjadi sebuah kebutuhan.

Semoga membantu yaa

3 Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like