5 Langkah Strategis Menemukan Passionmu

Membantumu menemukan passion dengan melakukan 5 langkah strategis berikut ini

Bekerja sesuai passion saat ini menjadi mimpi banyak orang.

Alasannya tentu saja karena kita bisa dibayar dengan melakukan sesuatu yang kita suka.

Pada era informasi seperti sekarang ini, banyak bermunculan jenis pekerjaan baru yang mungkin dulu tidak terpikirkan ini bisa menjadi sebuah pekerjaan.

Contohnya seperti, selebgram, influencer, youtuber, gamer, dan masih banyak lagi.

Namun, sebelum bisa memilih bekerja sesuai passion, tantangan yang harus kita pecahkan adalah mengetahui apa passion kita sebenarnya.

Banyak hal yang harus dilakukan dan dikorbankan untuk bisa sampai pada tahap benar-benar mengetahui apa passion kita dan membuat passion tersebut menghasilkan.

Saya mengetahui beberapa cerita influencer yang harus melalui perjalanan panjang dan pengorbanan waktu serta tenaga hingga akhirnya bisa sukses meniti karis sesuai dengan passion-nya.

Banyak dari mereka yang juga berjuang dari nol hingga bisa sesukses sekarang ini.

Salah satu contohnya adalah pemilik akun instagram @backpackertampan, dari cerita yang pernah dia bagikan di media sosialnya, awal-awal dulu dia menjadi seorang backpacker dan mengunjungi berbagai negara.

Dia dan beberapa temannya harus rela tidur dipinggir jalan hingga stasiun kereta api, selain itu juga untuk untuk menghemat biaya saat perjalanan, dia membawa bekal makanan berupa dua kilogram oatmeal.

Lebih lengkap tentang perjalanannya bisa kamu lihat di chanel youtubenya.

Saat ini, dia sudah menjadi salah satu travel influencer dan juga content creator sukses yang ada di indonesia dengan lebih dari 165 ribu pengikut di instagram.

. . . . .

Kamu juga bisa bekerja sesuai passion-mu.

Masalahnya apakah saat ini kamu sudah tau apa passion-mu.?

Atau justru kamu sedang berada di tahap bingung menentuka apa yang sebenarnya menjadi passion-mu karena ternyata kamu memiliki minat di beberapa bidang.

Misalnya, kamu merasa memiliki beberapa minat sekaligus seperti fotografi, videografi, desain, travelling, dan mungkin beberapa minat lagi.

Agar kamu bisa segera mengetahui yang mana sih sebenarnya yang menjadi passion-mu, ada beberapa langkah startegis yang bisa kamu lakukan :

Langkah 1 : Identifikasi Minatmu

Langkah pertama yang membantumu menemukan passion-muadalah dengan mengetahui apa saja yang menjadi minatmu saat ini.

Kamu bisa menulisnya dalam selembar kertas atau mencatatnya di smartphonemu.

Tulislah minat apa saja yang ketika kamu melakukannya kamu mengerjakannya merasa sedang menjalankan hobi, yang yang terpenting ada perasaan senang ketika kamu melakukannya.

Tulislah semua hal yang kamu minati, sesederhana apapun itu.

Dengan melakukan hal ini, kamu akan memiliki gambaran tentang apa saja yang selama ini menjadi minat terbesarmu.

Langkah 2 : Lakukan Eliminasi

Setelah mengetahui minatmu selama ini, langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah mengurutkannya dari hal yang paling kamu sukai hingga yang sekedar kamu sukai saja.

Setelah itu kamu bisa melakukan eliminasi dan menyisakan beberapa minat terkuatmu selama ini.

Jika minatmu cukup banyak, mungkin kamu bisa menyisakan 3 minat, tapi jika tidak, cukup sisakan 2 minat terkuatmu saat ini.

Sertakan alasan kuat kenapa kamu menyisakan 2 minat tersebut sebagai pilihan dan alasan kenapa yang lain tidak kamu pilih.

Kamu harus memiliki alasan kenapa memilih atau tidak memilih minat tersebut, karena yang kamu lakukan adalah berdasarkan apa yang sudah kamu alami selam ini.

Hal ini kamu lakukan untuk mempersempit pilihanmu dan fokus ke hal-hal yang memang kamu menaruh perhatian besar disitu.

Jangan membuat list minatmu tersebut karena suatu saat itu akan berguna.

Langkah 3 : Ambil Keputusan

Hal terpenting yang membantumu untuk terus bergerak menemukan passion-mu adalah mengambil keputusan.

Setah kamu menyisakan 2 hal yang menjadi minat terbesarmu, kamu harus memutuskan memilih salah satu minat berdasarkan alasan-alasan yang sudah kamu tuliskan sebelumnya.

Tidak masalah jika saat ini kamu masih memiliki pekerjaan utama dan sebagainya, kamu harus bisa memtuskan minat apa yang ingin kamu tekuni jika memang kamu memiliki keinginan kuat dan mimpi besar untuk bisa bekerja sesuai passion dengan melakukan sesuatu yang kamu suka.

Ingat, tujuanmu adalah menemukan dimana passion-mu dan mengkonfersinya menjadi sumber penghasilan.

Langkah 4 : Uji Pilihanmu

Pilihanmu harus diuji.

Setelah kamu memilih satu dari sekian banyak minatmu, untuk mengetahui apakan itu benar-benar passion-mu atau tidak, kamu harus mengujinya.

Bagaimana caranya?

Buatlah rencana yang jelas untuk melakukannya secara konsisten dalam waktu tertentu.

Misalnya, kamu memilih fotografi menjadi minat terbesarmu karena ketika kamu melakukannya untuk dirimu sendiri atau untuk orang lain, kamu merasakan senang meskipun tidak dibayar.

Tentukan niche foto apa yang kamu inginkan, dengan target melakukannya setiap hari secara konsisten selama kurun waktu 3 bulan.

Jika tidak memungkinkan melakukannya setiap hari, mungkin minimal 4 kali dalam satu minggu kamu harus konsisten mengambil foto sesuai niche yang kamu pilih dan kamu unggah di media sosialmu.

Alasan kenapa kamu harus milih niche adalah kamu harus mulai belajar fokus pada satu hal saja jika memang kamu ingin menjadi ahli disitu.

Lebih baik mempelajari satu skill secara mendalam baru berpindah ke skill lain daripada mempelajari semua skill namun hanya tau permukaannya saja.

Tujuan utamamu adalah untuk konsisten menjalankan ini selama kurun waktu tertentu.

Selama menjalankan pilihanmu ini, kamu juga harus mulai belajar melihat peluang apa saja yang tersedia, dan tetap mempelajari bidang ini agar pengetahuan dan sekillmu dalam bidang ini terus menginkat.

Tidak mudah memang, karena tentunya butuh pengorbanan dan niat yang kuat untuk bisa tetap konsisten menjalankan sesuatu, apapun itu.

Meskipun kamu bilang kamu sangat minat dalam bidang tertentu, belum tentu kamu bisa menjalankannya secara konsisten tanpa pakasaan dari siapapun dalam kurun waktu tertentu.

Waktu 3 bulan tadi hanya sebagai alat ukur apakah kamu bisa konsisten atau tidak, karena kemungkinan jika kamu bisa konsisten, waktu selanjutnya bukan lagi sebagai masalah karena kebiasaanmu pun sudah terbentuk.

Jika kamu memang nyaman dan senang melakukan hal itu, saya yakin kamu bisa melanjutkannya dalam jangka panjang tanpa paksaan dari siapapun.

Langkah 5 : Evaluasi hasilnya

Pentingnya melakukan evalusi ini adalah untuk mengukur dan mengetahui apakah minat yang kamu pilih sebelumnya bisa kamu sebut sebagai passionmu belum.

Apakah gairah untuk melakukan dan mempelajari minat tersebut masih terus ada atau sudah redup karena merasa bahwa ternyata minat terbesarmu bukan disitu?

Coba lakukan evalusi dirimu selama menjalankan tahap menguji pilihanmu.

Meskpun kamu merasa memiliki minat besar disitu, tentunya suatu saat kamu akan merasa lelah dan bosan menjalankannya.

Kuncinya adalah dengan melakukan evaluasi ini dan berusaha untuk terus mempelajari minat tersebut lebih dalam.

Jika ada rasa keterpaksaan ketika kamu melakukannya, mungkin saja bukan disitu minatmu.

Tapi, kadang kala sesuatu memang harus dipaksa, atau mungkin bisa jadi kamu merasakan keterpaksaan itu karena kamu tidak memiliki tujuan dan mimpi besar sebagai alasan kenapa kamu ingin menemukan passionmu.

Ketika kamu sadar alasan kamu memulainya, dan alasan itu cukup kuat, saya yakin kamu tidak akan mudah menyerah.

. . . . .

Penutup

Hasil dari langkah-langkah yang sudah kamu lakukan diatas adalah yakin bahwa yang kamu pilih itu adalah passion yang akan terus kamu lakukan.

Sampai akhrinya kamu merasa sudah cukup baik menguasai bidang tersebut dan akhirnya kamu bisa mengkonversinya menjadi sumber penghasilan.

Pada saatnya juga ketika kamu sudah menemukan satu passion yang jadi skill terkuatmu, kamu bisa mengkombinasikannya dengan mempelajari skill baru atau skill lain yang sebelumnya masuk dalam list minatmu.

Contohnya misalkan kamu sudah cukup baik dan mulai menghasilkan dari bidang fotografi, kamu mulai harus mempelajari minatmu yang lain misalnya videografi.

Kamu bisa mengkombinasikan beberapa skill tersebut untuk membuatmu lebih berkembang dan mendapatkan lebih banyak penghasilan dari skill-skill tersebut.

Meskipun tujuan utamanya misalkan ingin bekerja sesuai passion, berfikir bisa menghasilkan uang lebih cepat itu harus kamu hindari.

Karena yang harus kamu lakukan terlebih dahulu adalah menemukan passionmu dan membuat dirimu cukup baik bahkan menguasai bidang tersebut dan itu butuh waktu.

Lakukan saja apa yang menjadi minatmu dan terus pelajari itu sampai kamu yakin bahwa itu passionmu.

Bukan tidak mungkin suatu saat kamu juga bisa bekerja sesuai passionmu.

Tetap semangat dan terus bertumbuh.
Semoga bermanfaat.

Jika ada yang ingin kamu diskusikan terkait langkah-langkah diatas, atau kamu sudah menemukan passionmu dengan caramu sendiri, jangan ragu untuk membagikannya di kolom komentar ya..

0 Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like