5 Fokus Pengembangan Diri yang Perlu Kamu Pelajari

Apa yang kamu bayangkan ketika pertama kali mendengar tentang pengembangan diri? Sebagian dari kamu mungkin akan memikirkan beberapa kegiatan seperti membaca buku, mengikuti kursus dan sejenisnya.

Namun ternyata, pengembangan diri tidak sesempit itu. Beberapa kegiatan tersebut hanya sebagian dari aktifitas yang bisa kamu lakukan dalam rangka pengembangan diri.

“Change equals self improvement. Push yourself to places you haven’t been before.”

— Pat Summitt

Pada artikel ini saya akan membahas beberapa hal dasar tentang pengembangan diri yang harus kamu tahu. Mulai dari memahami tentang definisi pengembangan diri, mengetahui tujuan dari pengembangan diri, serta 5 hal yang menjadi fokus dalam pengembangan diri.

Beberapa pembahasan ini nantinya akan membantu kamu untuk lebih jelas lagi memahami tentang self-development. Sehingga kamu bisa menentukan fokus mana yang ingin kamu ambil.

Definisi pengembangan diri

Beberapa ahli memiliki sudut pandang yang berbeda-beda dalam mendefinisikan tentang self-development

Maka dari itu sebelum membahas lebih jauh, terlebih dahulu kamu harus mengetahui beberapa definisi pengembangan diri berikut ini.

  • Mc Clelland

Menurut Mc Clelland, pengembangan diri dapat dikategorikan pada usaha pemenuhan kebutuhan untuk berprestasi.

Prestasi yang dimaksud disini ialah dalam pengertian luas, tidak sekedar dalam ruang lingkup akademis misalnya prestasi dalam berkarir, prestasi dalam lingkungan masyarakat dan politik, serta lain sebagainya.

  • Abraham Maslow

Abraham Maslow mendefinisikan pengembangan diri sebagai suatu usaha individu dalam memenuhi kebutuhannya terhadap aktualisasi diri. Kebutuhan aktualisasi diri yaitu kebutuhan puncak atau tertinggi diantara kebutuhan-kebutuhan manusia.

  • Wikipedia

Sedangkan jika dikutip dari wikipedia, pengembangan pribadi meliputi segala kegiatan yang meningkatkan kesadaran dan identitas diri, mengembangkan bakat dan potensi, membangun sumber daya manusia dan memfasilitasi kinerja, meningkatkan kualitas hidup dan memberikan kontribusi dalam mewujudkan impian dan cita-cita. 

Tujuan pengembangan diri

Photo by cottonbro from Pexels

Berdasarkan beberapa definisi tentang pengembangan diri diatas, kamu juga bisa sekaligus melihat tentang berbagai tujuan yang bisa dicapai dalam pengembangan diri.

Dalam proses self-development, sangat penting untuk kita memiliki tujuan yang jelas. Fungsinya adalah untuk menentukan hal apa saja yang menjadi prioritas untuk kita kembangkan.

Selain itu, sebuah tujuan bisa menjadi alat ukur yang menunjukkan seberapa jauh perkembangan kita dan dimana posisi kita sekarang. Berikut ini adalah beberapa tujuan pengembangan diri yang perlu kamu ketahui.

1. Meningkatkan kualitas diri

Tujuan utama dari self-development tentunya untuk meningkatkan kualitas diri. Kualitas diri ini bisa mencakup semua aspek yang ada pada diri kita.

Menjadi pribadi yang berkualitas dan memiliki value lebih tentunya menjadi impian kita semua. Bisa dilihat generasi milenial sekarang ini berlomba-lomba untuk meningkatkan kualitas dirinya dengan berbagai macam cara.

Hal itu mereka lakukan karena tentunya mereka sadar bahwa kualitas diri mereka jauh lebih penting untuk diri mereka di masa depan.

Baca juga : 3 Kebiasan yang Membuatmu Lebih Baik Setiap Hari

2. Membuat lebih terarah

Aktivitas pengembangan diri juga bisa membuat kehidupan kamu lebih terarah.

Contoh sederhanya mungkin seperti yang kita bahas di awal tadi, bahwa membaca buku adalah salah satu langkah yang bisa kamu lakukan dalam aktifitas pengembangan diri. Dari buku-buku yang kamu baca itulah kamu akan mendapatkan berbagai macam pengetahuan baru tentang berbagai hal.

Pengetahuan-pengetahuan tersebut nantinya bisa kamu olah dalam pikiran dan membantu kamu menentukan hal-hal yang ingin kamu pelajari lebih dalam lagi.

Misalnya tentang sebuah skill, karir, gaya hidup dan lain sebagainya.

3. Menyadari kelebihan dan kekurangan diri

Kinginan kuat kamu untuk terus menjadi pribadi yang lebih baik akan membawamu lebih dalam memahami diri.

Seiring berjalanannya waktu dalam proses self-development, kamu akan mulai menyadari dimana kelebihan dan kekurangan kamu sebenarnya.

Kekurangan yang ada pada diri kamu bukanlah sesuatu yang harus kamu tutup-tutupi. Justru ketika kamu mengetahui kelemahan tersebut, kamu memiliki peluang untuk memperbaikinya.

“Growth begins when we start to accept our own weakness.”

– Jean Vanier

Semua pilihan ada di tangan kamu, ingin memperbaiki kekurangan, mengembangkan kelebihan atau memilih untuk fokus pada kedua hal tersebut.

4. Menigkatkan motivasi diri

Percaya nggak kalau motivasi paling kuat bukan dari orang lain melainkan dari diri kita sendiri?

Ketika kamu berusaha untuk mengembangkan diri dalam bidang apapun, kamu akan menemukan banyak pelajaran berharga. Pelajaran itu akan kamu dapatkan dari orang-orang yang sudah berhasil mengembangkan diri di bidang tersebut.

Namun, semua itu dimulai dari keinginan kamu untuk terus berkembang dan membuat diri kamu terus termotivasi.

5 fokus pengembangan diri

Photo by Julia M Cameron from Pexels

Sebagaian besar dari kita ingin terus mengembangkan diri, namun tidak paham apa saja yang perlu untuk dikembangkan.

Padahal untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan mengetahui seberapa jauh kita berkembang. Kita harus memfokuskan pada hal-hal yang memang ingin kita kembangkan.

Meskipun tidak ada salahnya juga jika kamu ingin berkembang dalam berbagai hal dalam waktu yang bersamaan. Berikut ini adalah 5 fokus pengembangan diri yang perlu kamu ketahui.

#1. Pengembangan Sosial

Fokus pengembangan diri yang pertama berkaitan dengan aspek sosial.

Contohnya seperti kemampuan untuk berhubungan dengan orang lain, berkomunikasi secara efektif, kemampuan public speaking dan masih banyak lagi.

Selama ini mungkin kamu merasa malu dan canggung ketika harus bertemu orang baru atau harus berbicara di depan banyak orang.

Jika kamu melihatnya sebagai sebuah kekurangan, kamu bisa memperbaiki dengan cara belajr dari berbagai sumber seperti buku, artikel, ataupun video di youtube.

Namun, yang paling penting jika kamu ingin memperbaiki kemampuan bersosial adalah memberanikan diri untuk mempraktikkannya secara langsung.

Baca juga : Lima Alasan Saya Selalu Berusaha Menemukan Jati Diri

#2. Pengembangan Mental

Self-development dalam aspek ini berkaitan dengan mental dan pikiran kita.

Menurut saya aspek ini menjadi salah satu yang sangat penting untuk terus kita kembangkan. karena segala sesuatu yang kita lakukan bersumber dari pikiran kita.

Contohnya seperti cara kita dalam menghadapi sebuah masalah, jika kita punya mindset yang baik dalam menghadapi masalah. Bukannya mengeluh, kita justru akan berusaha menghadapi masalah tersebut dengan kepala dingin.

Namun tidak hanya itu, masih banyak kondisi lain yang tentunya bisa kamu hadapi dengan baik jika kamu terus melatih mental kamu untuk menghadapi berbgai hal.

#3. Pengembangan Spiritual

Setiap orang bisa jadi memiliki cara yang berbeda beda untuk mengembangkan aspek sepiritual.

Fokus dari pengembangan spiritual adalah melakukan aktifitas yang bisa membuat diri kita lebih damai dan bisa terhubung dengan diri sendiri atau dengan Tuhan.

Seseorang yang berhasil mengembangkan sisi spiritual dengan baik tentunya akan lebih banyak bersyukur atas apa yang dia miliki. Selain itu dia juga memahami bahwa semuanya sudah digariskan oleh sang pencipta.

Berbagai aktifitas yang bisa kamu lakukan untuk mengembangkan spiritualitas contohnya seperti meditasi, berdoa, banyak bersyukur, atau mempelajari ajaran agama yang kamu anut.

#4. Pengembangan Emosional

Emosi adalah perasaan intens yang ditujukan kepada seseorang atau sesuatu.

Pengembangan emosi ini berkaitan dengan cara kita mengendalikan emosi yang ada pada diri kita dalam menghadapi suatu kondisi.

Contohnya seperti kondisi ketika kamu ditipu oleh seseorang, emosi yang pertama kali ingin keluar mungkin adalah amarah. Namun, karena kamu sudah memiliki kekuatan emosional yang baik. Emosi marah itu bisa diredam dan masalah bisa diselesaikan dengan baik.

Beberapa jenis emosi diantara emosi senang, sedih, bahagia, marah dan lain sebagainya.

Salah satu rekomendasi buku yang bisa kamu baca untuk melatih aspek emosional kamu adalah buku berjudul filosofi teras karya Henry Manampiring.

Baca juga : 5 Rekomendasi Buku Self-improvement

#5. Pengembangan Fisik

Kesehatan merupakan salah satu hal yang perlu kita jaga dengan baik.

Pengembangan diri di aspek fisik lebih dari hanya sekadar olahraga. Pola makan dan tidur termasuk dalam aspek fisik ini.

Contoh aktifitas yang termasuk pengembangan aspik fisik adalah mendapatkan waktu tidur selama 7-9 jam setiap harinya, menyiapkan makanan, atau mengunjungi dokter secara teratur untuk memeriksa kesehatan Anda.

Kesimpulan

Memahami tentang pengembangan diri secara utuh menjadi hal yang penting buat kita saat ini. karena hal itu bisa membantu kita untuk menentukan mana yang saat ini perlu kita kembangkan dan mana yang tidak.

Jangan lupa juga untuk mengetahui serta menentukan tujuan dalam aktifitas self-development. Agar kamu memiliki arah yang jelas dan fokus mempelajari hal-hal yang penting buat kamu.

Dari 5 aspek pengembangan diri diatas, mana yang menurut kamu paling penting untuk terus dikembangkan?

4 Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like