4 Kesalahan Membuat To Do List yang Baru Saya Sadari

Ternyata ada beberapa kesalahan yang baru saya sadari setelah saya menggunakan to do list selama beberapa tahun terakhir.

Saya memanfaatkan to do list untuk mengatur jadwal harian saya agar tidak ada satupun kegitan yang terlupakan.

Meskipun begitu, biasanya ada saja kegiatan yang bisa dibilang tidak kebagian waktu karena mungkin pekerjaan sebelumnya ternyata selesai dalam waktu yang lebih lama dari alokasi waktu yang saya berikan.

Namun bagi saya itu hal wajar, karena sesuatu diluar rencana kita pasti akan selalu ada.

Saya merasa sangat terbantu dalam menyelesaikan banyak hal ketika memiliki to do list, namun ada beberapa kesalahan yang pernah saya lakukan dalam membuat to do list.

. . . . .

#1. Tidak memiliki prioritas pekerjaan

Kesalahan pertama yang baru saya sadari adalah tidak memiliki prioritas kegitan yang harus saya selesaikan terlebih dahulu.

Ketika membuat to do list, biasanya saya hanya menuliskan kegiatan apa saja yang harus saya kerjakan di keesokan harinya, namun tidak memperhatikan mana yang penting dan harus saya selesaikan terlebih dahulu, dan mana yang bisa saya kerjakan setelah itu.

Hal itu membuat saya justru melewatkan pekerjaan penting yang seharusnya bisa saya kerjakan di awal.

Hanya karena saya tidak memiliki prioritas, saya bisa salah meletakkan list pekerjaan tersebut di waktu yang bagi saya kurang produktif. sehingga hasil dari pekerjaan tersebut kurang berkualitas.

Pilihlah 3 pekerjaan yang harus kamu kerjakan terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan lainnya.

Rekomendasi : Waktu Produktif Saya Setiap Hari dan Bagaimana Cara Saya Menentukannya

#2. Tidak memberikan estimasi waktu untuk setiap tugas

Memberikan estimasi waktu untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan adalah hal yang sangat penting.

Salah satu orang paling sukses di dunia yaitu Elon Musk, menggunakan methode yang disebut time boxing dalam melakukan manajemen waktu untuk menyelesaikan pekerjaannya.

Metode ini secara sederhananya adalah memberikan estimasi berapa banyak waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan sebuah pekerjaan, sehingga dia akan berusaha menyelesaikan dalam waktu yang sudah dia tentukan.

Rekomendasi : 5 Tips Cerdas Mengatur waktu agar Kamu lebih Prodktif

Estimasi waktu yang diberikan dalam setiap pekerjaan pun harus ditentukan sebaik mungkin, agar waktu tersebut benar-benar cukup untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan yang tentunya dengan hasil yang maksimal.

Kenyataan yang terjadi saat ini, semakin lama kita diberikan waktu maka semakin lama pula pekerjaan itu akan selesai, begitu pula sebaliknya, semakin sedikit waktu yang kita miliki maka kita akan berusaha untuk segera menyelesaikan pekerjaan tersebut.

#3. Tidak spesifik dalam membuat list

Saat awal saya menggunakan to do list untuk mengatur waktu saya setiap hari, saya hanya menulisnya di sebuah catatan yang ada di smartphone.

Namun seringkali saya melewatkan satu demi satu list tersebut, pada akhirnya saya menyadari bahwa ternyata salah satu penyebabnya adalah karena saya tidak menuliskan kegiatan itu secara spesifik dan saya tidak memberikan estimasi waktu.

Semakin spesifik dan jelas dalam menulis to do list membantu saya memberikan gambaran jelas apa yang harus saya kerjakan.

Rekomendasi : 4 Fitur Bawaan Hp yang Membantu Produktifitasmu

#4. Terlalu fokus pada to do listnya bukan tugasnya

Saya menemukan begitu banyak metode dan alat yang bisa saya manfaatkan untuk membuat to do list, mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling lengkap fiturnya.

Kesalahan yang banyak orang lakukan termasuk saya saat membuat to do list adalah terlalu fokus pada to do list yang kita buat, memikirkan tools mana yang paling cocok, bagusnya pekerjaan ini di letakkan pada jam berapa, dan lain sebagainya.

Padahal energi dan waktu yang kita miliki seharusnya kita fokuskan untuk mengerjakan dan menyelesaikan setiap list pekerjaan yang kita buat.

Jangan memikirkan pekerjaan apa saja yang masih harus kamu lakukan pada hari itu, tapi bagaimana kamu bisa segera menyelesaikan pekerjaan yang saat itu sedang kamu kerjakan.

. . . . .

Penutup

To do list hanyalah alat yang bisa membantu kita untu mengorganisir dan memanajemen waktu dengan baik agar semua pekerjaan bisa terselesaikan.

Namun, mampu menyusun to do list yang sempurna tidak menjamin kamu bisa melaksanakan semua kegiatan tersebut jika kamu tidak punya keinginan kuat untuk menyelesaikannya.

Jadi, saat membuat to do list dan menulis setiap kegiatan yang akan kamu lakukan, yakinlah bahwa kamu benar-benar bisa menyelesaikan pekerjaan tersebut di waktu yang sudah kamu tentukan.

Semoga membantu.

0 Shares
1 comment
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like